Tahapan Respirasi Tumbuhan, Aerob dan Anaerob

Diposting pada
Berapa nilai post ini?

Tahapan Respirasi Tumbuhan [Aerob dan Anaerob] Serta Reaksinya

Nuansa.web.id | Respirasi Tumbuhan – Respirasi atau yang dalam bahasa latin disebut “respirare” mempunyai arti bernafas. Seperti layaknya manusia dan hewan, tumbuhan sebagai makhluk hidup juga memerlukan proses pernapasan sebagai usaha dalam menjaga kelangsungan hidupnya.

Pengertian Respirasi

Respirasi merupakan suatu proses penguraian bahan makanan yang menghasilkan energi.

Bukan merupakan sebuah rahasia lagi bahwa semua aktivitas yang dilakukan oleh makhluk hidup memerlukan energi, hal yang sama juga terjadi pada tumbuhan. Sama seperti  hewan, energi yang dibutuhkan oleh tumbuhan berasal dari hasil oksidasi senyawa-senyawa yang terdapat dalam tubuh tumbuhan itu sendiri, terutama karbohidrat dan lemak.

Baca juga: Mekanisme Pembekuan Darah dan Faktor-Faktornya (Penjelasan Lengkap)

Untuk kebutuhan tersebut harus ada oksigen di udara. Tumbuhan hijau mengambil oksigen dari lingkungan untuk bernapas yang pada umumnya diserap melalui mulut daun atau stomata. Tidak semua tumbuhan bernapas dengan cara menyerap oksigen, tumbuhan yang tidak berklorofil tidak membutuhkan oksigen untuk bernapas. Untuk lebih jelasnya akan di jelaskan seperti dibawah ini:

Jenis-Jenis Respirasi Tumbuhan

Respirasi dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu :

  1. Respirasi aerob

merupakan proses respirasi yang membutuhkan adanya oksigen di udara.

Pada respirasi aerob terjadi proses oksidasi (pembakaran) glukosa secara sempurna dan akan menghasilkan energi yang besar yaitu sebesar 36 ATP.

Reaksinya dapat ditulis seperti berikut:

C6H12O6 + 6H2O –>>6H2O + 6CO2 + 675 kal

Tetapi pada kenyataannya reaksi tidak terjadi dengan sesederhana itu. Ada banyak tahapan yang terjadi dari awal sampai terbentuknya energi.

  1. Respirasi anaerob

merupakan proses repirasi yang tidak membutuhkan oksigen. Respirasi ini dapat disebut juga dengan sebutan proses fermentasi. Respirasi anaerob terjadi pada jaringan yang oksigennya rendah, biji-biji yang kulitnya tebal dan sulit untuk ditembus oleh oksigen, akar tumbuhan yang terendam air, bakteri anaerob dan sel-sel ragi. Reaksinya :

C6H12O6 Ragi >> 2C2H5OH + 2CO2 + 21 Kal

Terlihat bahwa oksigen tidak dibutuhkan dalam reaksi tersebut.

Pada proses respirasi anaerob energi yang dihasilkan jumlahnnya lebih kecil dibandingkan pada respirasi aerob, yaitu hanya 2 ATP.

Proses respirasi bertujuan untuk memperoleh energi. Respirasi pada tumbuhan merupakan proses pembebasan energi kimia yang diubah menjadi energi yang diperlukan dalam aktifitas hidup tumbuhan. Pada peristiwa bernapas terjadi pelepasan energi.

Tumbuhan yang bernapas secara anaerob memperoleh energi dengan cara menguraikan senyawa-senyawa tertentu di tempat mereka hidup dan akan menghasilkan karbon dioksida serta uap air yang kemudian akan dikeluarkan oleh tubuh tumbuhan melalui sistem difusi.

Respirasi sendiri terdapat pada tumbuhan tingkat tinggi dan juga tumbuhan tingkat rendah.

Tumbuhan Tingkat TinggiTumbuhan Tingkat Rendah
Pada tumbuhan tingkat tinggi, proses respirasi terjadi pada seluruh bagian tubuh tumbuhan, yaitu pada bagian akar, batang dan daun. Di daun, oksigen akan masuk melalui stomata dengan proses difusi.Yang dimaksud dengan tumbuhan tingkat rendah adalah tumbuhan yang belum mempunyai akar, batang, dan daun sejati.
Prosesnya terjadi secara aerob yaitu dengan energi yang berasal dari sari- sari makanan dalam sel tubuh tumbuhan dibebaskan secara biologis melalui proses oksidasi.Proses yang berlangsung secara aerob maupun anaerob (fermentasi) yaitu mengubah senyawa tertentu menjadi senyawa lanjutan dengan bantuan enzim.
Energi tersebut bermanfaat untuk pertumbuhan, pembentukan protein, pengangkutan mineral, proses fotosintesis, dll.Ditemukan dalam pembentukan alkohol yang awalnya merupakan glukosa.

 

Tahapan – Tahapan Respirasi

  1. Oksigen ditangkap dari lingkungan
  2. Proses transportasi gas – gas dalam tumbuhan secara keseluruhan yang berlangsung secara difusi.
  3. Oksigen masuk dengan cara difusi ke dalam se-sel tumbuhan melalui ruang antar sel, sitoplasma dan membran sel.
  4. Karbon dioksida yang dihasilkan berdifusi ke luar sel dan masuk ke dalam ruang antar sel.
  5. Setelah menyerap oksigen dari udara, lalu oksigen akan digunakan dalam proses respirasi melalui beberapa tahapan, yaitu : Glikolisis, dekarboksilasi ksidatif, siklus asam sitrat dan transpor elektron.

Faktor- faktor yang dapat mempengaruhi laju respirasi

Setidaknya ada 4 poin sebagai faktor yang mampu mempengaruhi laju respirasi, diantaranya:

  1. Ketersediaan substrat

Dalam proses respirasi ketersediaan substrat pada tumbuhan merupakan hal yang penting. Apabila kandungan subtratnya rendah, maka akan berdampak pada laju respirasi yang rendah pula, dan begitupun sebaliknya. Demikian sebliknya bila substrat yang tersedia cukup banyak maka laju respirasi akan meningkat.

  1. Ketersediaan Oksigen

Laju respirasi akan dipenaruhi oleh ketersediaan oksigen, namun besarnya pengaruh tersebut akan berbeda untuk setiap spesies atau bahkan akan berbeda antara organ pada tumbuhan yang sama.

  1. Suhu

Pada umumnya laju reaksi respirasi akan meningkat setiap suhu naik sebesar 10oC (tergantung pada masing-masing spesies).

  1. Tipe dan umur tumbuhan

Setiap spesies tumbuhan memiliki metabolisme yang berbeda, sehingga kebutuhan untuk berespirasipun akan berbeda pada setiap spesies. Misalnya tumbuhan yang masih muda akan menunjukkan laju respirasi yang biasanya lebih tinggi bila dibandingkan dengan  tumbuhan yang tua.

Manfaat respirasi

Beberapa manfaat yang didapatkan dari proses respirasi antara lain:

  • Dapat membantu dalam proses pembuatan energi yang dibutuhkan oleh tumbuhan
  • Dapat menjaga keseimbangan gas dalam atmosfer
  • Pertukaran gas yang terjadi pada tumbuhan dapat bermanfat dalam menjaga kandungan air
  • Dengan adanya proses pemecahan senyawa organik yang terjadi pada proses respirasi, akan menghasilkan senyawa-senyawa yang penting untuk pembentuk tubuh tumbuhan

Demikianlah pembahasan pada Tahapan Respirasi Tumbuhan, Aerob dan Anaerob serta Reaksinya. Semoga bermanfaat bagi pembaca sekalian. Terima kasih banyak atas kunjungannya.