Cara Menanam Terong Bulat (Hijau dan Ungu) di Polybag

Diposting pada

cara menananm terong bulat untuk lalap di polybag

Nuansa.web.id Assalamualaikum wr.wb  Hai semua? Apa kabar? Sehat? Di artikel kali ini Joan akan membahas tentang Cara Menanam Terong Bulat.

Terong bulat atau bisa disebut terong lalap hijau, terong lalap ungu biasa menjadi teman makan makan pecel lele, ayam bakar maupun goreng pasti sudah tidak asing lagi dengan terong yang satu ini. Nah bagaimana sih cara menanam terong itu ? yuk monggo disimak..

Terong bulat atau biasa disebut terong lalap ada yang berwarna ungu dan hijau dan merupakan jenis sayur yang sering kita gunakan sebagai lalapan. Terong mempunyai beberapa bentuk dan warna yaitu lonjong, memanjang yang ujung tumpul, ungu tua, putih, hijau muda, dan kuning

Meski harga jual terong bulat ini tidak terlalu tinggi dan murah, akan lebih hemat lagi jika kita dapat menanamnya sehingga bisa kita konsumsi sepuasnya. Cara menanam terong bulat dapat kita lakukan secara langsung dan mudah untuk dipraktikkan, karena dari awal proses penanaman sampai perawatan sangat mudah dan sederhana.

  1. Benih Terong Bulat

1. Pemilihan benih harus dilakukan dan dipehatikan dengan benar, sehingga dapat memperoleh hasil sesuai seperti yang diharapkan. Hasil yang berkualitas tergantung dengan benih yang akan ditanam memiliki kualitas yang bagus atau tidak.

2. Benih yang baik dapat diambil dari induk yang sehat dan buahnya sudah matang. Setelah kita sudah dapat buah yang bijinya akan di jadikan benih, potonglah buah tersebut secara membujur, dan bijinya dikeluarkan.

3. Kemudian keringkan biji tersebut hingga KA (kadar air) nya mencapat 12%. Jika sudah kering, masukkan biji yang dikeringkan tadi kedalam botol dan disimpan dalam keadaan tutup botol rapat.

4. Pada wadah yang kering, jika benih yang dipilih akan dilanjutkan ketahap selanjutnya, maka rendamlah biji tadi memakai air hangat selama 15 menit dan lakukan seleksi benih.

5. Ketika melakukan perendaman buanglah biji yang mengambang karena biji tersebut tidak ada isi dan kualitasnya buruk. Setelah direndam, benih tadi dibungkus dengan kain basah dan didiamkan selama 1 hari atau 24 jam.

Baca:

  1. 5 Cara Menanam Timun Yang Baik
  2. Cara Menanam Singkong [Buah Lebat dan Berbobot]
  3. Cara Menanam Wortel [Hasil Memuaskan]
  1. Persemaian Terong Lalap Hijau

bibit terong hijau

1. Saat ingin menyemai, hal yang harus dilakukan adalah mencampurkan tanah yang hendak digunakan dengan pupuk kandang sebanyak 2 kg.

2. Kemudian, menyebarkan benih terong bulat yang telah diskarifikasi ke media tanam yang telah disiapkan.

3. Ketika menyebarkan benih usahakan jangan terlalu rapat, dan tutup media tanam yang sudah diisi dengan benih dengan tanah yang baru, kemudian ditutup lagi menggunakan karung goni.

4. Ketika sudah 15 hari, benih dapat dipindah ke bumbungan daun pisang yang telah disiapkan. Setelah itu buatlah naungan untuk benih terong bulat.

5. Ketika usia tanaman sudah mencapai umur 1 hingga 1,5 bulan, benih dapat dipindah ke polybag dan jadilah bibit terong bulat.

  1. Pemindahan Bibit Terong Bulat ke Polybag

cara menanam terong bulat di polybag

1. Polybag diisi dengan tanah yang telah dicampur dengan pupuk kandang atau pupuk kompos dan perbandingannya adalah 1 : 1. Ukuran polybag yang akan digunakan untuk bibit memiliki diameter 5 cm dan tingginya 8 cm.

2. Pestisida yang digunakan untuk mencegah hama pada tumbuhan ini menggunakan peptisida berbahan aktif metalaksil atau saromyl 35 SD.

3. Saat umur bibit mencapai 1,5 bulan, tingginya mencapai 7,5 cm, dan terdapat helai dauun, maka sudah dapat dipindahkan ke polybag. Sore hari menjadi waktu yang tepat untuk melakukan penanaman.

  1. Pemeliharan Tanaman Terong Bulat

jarak tanam terong lalap hijau

1. Pemeliharaan perlu dilakukan untuk meningkatkan perkembangan dan pertumbuhan tanaman terong bulat. Pupuk yang diberikan untuk tanaman terong bulat adalah pupuk kimia yang berupa pupuk urea, pupuk SP-18, dan pupuk KCL.

2. Untuk pupuk urea digunakan sebanyak 2,5 gram setiap tanam, pupuk SP-18 digunakan sebanyak 3 gram setiap tanam, dan pupuk KCL digunakan sebanyak 1,5 gram setiap tanam.

3. Penyiraman dilakukan 2x sehari, pagi dan sore. Jika umur ketika ditanam sudah mnecapai 21 hari maka diberikan pupuk susulan yang takarannya lebih banyak dari waktu awal. Seperti pupuk urea 3 gram, pupuk SP-18 3 gram dan pupuk KCL 1,5 gram.

4. Jika tanaman tersebut sudah berumur 50 hari maka, dapat diberikan pupuk susulan lagi dan dosisinya tinggi, yaitu menggunakan pupuk NPK 10 gram pada setiap lubang.  Kemudian buatlah ajir setinggi 80 sampai 100 cm.

  1. Pengendalian Hama 

1. Tanaman terong bulat ini juga sering terkena hama. Ciri – ciri tanaman ini jika terkena hama adalah daun berubah warna dan daun kering mengkerut.

2. Untuk mengatasinya dapat menggunakan Basudin 40 wp dan Bayrus125 EC. Tertranychus atau hama tungau menyerang tanaman terong bulat yang ditandai dengan pertumbuhan menjadi abnormal.

3. Jika hama menyerang pucuk atau tunas, biasanya ditandai dengan perubahan warna menjadi dan tunas atau pucuk keriput. Untuk memberantasnya bisa menggunakan Kalthene sebanyak 0,25% dan larutan Dimetoate atau Rogor sebanyak 0,1%. Larutan tersebut di tambah dengan air sebanyak 15 liter.

4. Untuk mencegah penyakit pada tanaman terong ini bisa menggunakan Dithane m – 45 untuk penyakit yang disebabkan cendawan Yerticillium alboatrum. Pada umumnya semua penyakit dan hama dapat dicegah dengan memperlakukan tanaman dengan baik, drainasenya lancar dan bagus, serta rotasi tanamannya diperhatikan.

Itulah beberapa informasi yang dapat Joann bagikan dalam artikel ini. Lebih dan kurang Joann mohon maaf. Semoga hal yang kalian baca dapat membantu kalian yang ingin menaman terong bulat atau lalap. Sekian. Wassalamualaikum wr.wb. Saonaraaa ^^)/

Tinggalkan Balasan