Cara Pemangkasan pada Pohon Mangga

Posted on

 Cara Pemangkasan pada Pohon Mangga

Cara Pemangkasan pada Pohon Mangga – Pohon mangga adalah salah satu pohon yang sering kita jumpai tumbuh (ditanam) di pekarangan rumah. Bukan tanpa alasan, seringnya tanaman mangga ditanam di pekarangan rumah selain sebagai penghias serta peneduh di halaman rumah, juga karena pohon mangga mudah ditanam dan tidak repot dalam merawatnya.

Ditambah lagi pohon mangga juga dapat menghasilkan buah yang rasanya manis, lebat dan mempunyai nilai ekonomis yang tinggi. Buah mangga yang matang dapat langsung dimakan dalam keadaan segar tanpa diolah terlebih dahulu, atau dapat juga diolah sebagai bahan campuran es, dijadikan jus, atau diolah menjadi berbagai minuman kekinian yang sedang “hits” sekarang ini. (Baca: Manfaat Mangga Untuk Ibu Hamil)

Tidak hanya buah mangga yang sudah matang, buah mangga yang masih muda juga dapat dijadikan sebagai olahan makanan yang lain, seperti : dijadikan rujak, diolah menjadi manisan, irisan buah kering, dikalengkan dan lain-lain. Selain itu, mangga atau yang dalam bahasa ilmiah disebut Mangifera indica L ini juga kaya akan antioksidan serta vitamin C dan E yang sangat berguna bagi kesehatan.

Tahukah kamu ?

“Di Indonesia sendiri ada berbagai jenis pohon mangga yang biasanya dibudidayakan oleh petani, diantaranya adalah: mangga apel, mangga madu, mangga Indramayu, mangga manalagi, mangga harum manis, mangga golek, mangga kueni, dan jenis mangga lainnya.” 

Baca juga:

  1. Cara Mencangkok Pohon Mangga Agar Cepat Berbuah
  2. Cara Budidaya Tabulampot Mangga Cepat Berbuah
  3. Cara Pemangkasan Tanaman Melon [Hasil Berkualitas]
  4. Cara Mengawinkan “Penyerbukan” Buah Naga Agar Cepat Berbuah

Tanaman mangga jika di budidayakan dengan baik dan benar akan menghasilkan buah yang berkualitas dan berproduksi secara maksimal. Salah satu upaya yang dapat kita lakukan untuk meningkatkan produksi buah yang berkualitas  adalah dengan melakukan pemangkasan pada tanaman.

Pada dasarnya pemangkasan merupakan sebuah proses pembuangan bagian bagian tertentu pada tanaman agar tanaman tersebut dapat tumbuh sesuai dengan yang kita inginkan.

Tujuan Pemangkasan pada Pohon Mangga

Dibawah ini akan  diuraikan apa saja tujuan dari pemangkasan pada pohon mangga, yaitu:

  1. Untuk merangsang tumbuhnya tunas baru.
  2. Untuk membuang cabang atau ranting yang tidak produktif agar energi yang dihasilkan dari proses fotosintesis dapat digunakan dengan efisien, sehingga kandungan nutrisi yang dibutuhkan tanaman untuk pembentukan buah meningkat.
  3. Dengan pemangkasan dapat membentuk tajuk tanaman agar membentuk bulat seperti payung terbuka.
  4. Pemangkasan tanaman yang terlalu lebat dan rimbun dapat membuat udara serta sinar matahari menyebar dengan rata, sehingga seluruh bagian tanaman dapat tumbuh dengan baik dan juga agar tanaman terhindar dari kelembaban yang merangsang serangan jamur-jamur.
  5. Dengan membuang cabang-cabang yang sakit, mati atau tumbuh dengan tidak baik kita dapat menghilangkan hama dan penyakit pada tanaman tersebut.
  6. Untuk memperoleh percabangan yang panjang dan kokoh serta untuk mempercepat pembentukan dan pertumbuhan buah.
  7. Untuk mengurangi pohon yang terlalu tinggi dan mengurangi cabang yang menghalangi cabang lain yang lebih rendah.
  8. Untuk membang cabang-cabang atau tunas liar yang tumbuh tidak pada tempatnya.

Jenis Pemangkasan Mangga

Terdapat dua jenis pemangkasan pada tanaman mangga, yaitu:

  • Pemangkasan bentuk, pemangkasan ini tujuannya untuk membentuk kerangka dasar tanaman agar dapat berproduksi dengan optimal dan membentuk tajuk yang terbuka serta tidak terlalu tinggi agar memudahkan kita pada proses panen juga pada saat merawat tanaman.
  • Pemangkasan pemeliharaan, tujuan dari pemangkasan ini adalah untuk menjaga kesehatan tanaman, memaksimalkan pertumbuhan dan produktivitas buah maupun agar buah dapat tumbuh secara berkelanjutan serta agar memudahkan kita pada saat memanen.

Untuk mendapatkan hasil yang optimal, kita harus memperhatikan waktu pelaksanaan pemangkasan yang tepat. Pada dasarnya, pemangkasan pada pohon dilakukan pada musim tertentu, tergantung jenis pertumbuhannya.

Untuk pohon mangga sendiri, waktu pemangkasan yang baik untuk membentuk cabang produktif adalah sekitar bulan Februari-Maret, sedangkan untuk merangsang pembuangan sebaiknya dilakukan pada bulan April-Mei.

Adapun hal hal yang harus diperhatikan pada saat melakukan pemangkasan antara lain:

  1. Baik itu pemangkasan bentuk maupun pemangkasan pemeliharaan sebaiknya dilakukan pada saat musim hujan atau awal musim kemarau. Karena biasanya pada saat itu akan banyak tunas negarif yang bermunculan. Apabila tunas tersebut tidak dipangkas, dapat menguras bahan makanan untuk pertumbuhan yang sia-sia, padahal makanan tersebut dapat disuplai ke cabang lain yang lebih bermanfaat.
  2. Pemangkasan tidak boleh dilakukan pada saat  pohon  sedang  musim berbunga/berbuah.
  3. Pemangkasan juga tidak boleh berlebihan karena hal ini dapat mengakibatkan tanaman mangga tidak mau berbuah selama 2-3 tahun.

Setelah kita mengetahui hal-hal yang harus diperhatikan pada saat proses pemangkasan, selanjutnya kita akan membahas mengenai cara pemangkasan pada pohon mangga seperti dibawah ini.

Cara Pemangkasan pada Pohon Mangga

1. Siapkan alat pangkas yaitu:

  • Gunting pangkas
  • Gergaji

Pastikan alat pangkas yang digunakan tajam dan bersih, agar hasil pangkasan dapat terbentuk dengan rapi, dan tidak meninggalkan luka yang dikhaawatirkan dapat menyebabkan infeksi/penyakit bagi tanaman.

Sebaiknya gunakan gunting pangkas untuk memotong ranting kecil, dan gunakan gergaji untuk memotong cabang/dahan yang ukurannya besar, karena hasil potongan akan menjadi lebih rapi.

2. Setelah dilakukan pemangkasan, Sebaiknya oleskan parafin, aspal cair, ataupun cat ke semua bekas potongan untuk menghindari infeksi jaringan tanaman yang terluka akibat proses pemotongan.

3. Langkah terakhir yang harus dilakukan adalah memupuk tanaman dengan jenis atau komposisi pupuk yang berbeda pada setiap jenis pemangkasan.

Untuk pemangkasan bentuk, gunakan pupuk yang lebih dominan unsur nitrogennya, dan unsur fosfat yang lebih sedikit. Sedangkan untuk pemangkasan pemeliharan, gunakanlah pupuk yang komposisi unsur nitrogen, fosfat, dan kaliumnya seimbang agar memberikan hasil yang lebih optimal.

Demikian artikel tentang cara pemangkasan pada pohon mangga, semoga artikel ini bermanfaat agar anda dapat merawat pohon mangga anda dengan baik, dan terimakasih telah berkunjung.

Kunjungi artikel terkait:

  1. 14 Manfaat Garam untuk Tanaman Cabai [Lengkap]
  2.  Cara Menanam Cabe Hidroponik Dalam Botol + Gambar
  3.  Penyebab Dan Cara Mengatasi Daun Cabai Keriting
  4.  Cara Menanam Sawi Hidroponik dengan Botol Bekas + Gambarnya
  5.  Media Tanam Bunga Anggrek dan Jenis-Jenis Anggrek

Leave a Reply