Teknik Budidaya Lada Dengan Tiang Panjat [Mati dan Hidup]

Posted on
Kasih bintang ya !

budidaya lada dengan tiang panjat

Budidaya Lada Dengan Tiang Panjat-Siapa yang tak kenal dengan lada atau merica ? Gara-gara rempah inilah yang menyebabkan munculnya kolonialisme di penjuru dunia. Lada atau yang lebih familiar disebut merica merupakan rempah-rempah dengan bentuk biji-bijian. Dalam komoditi perdagangan Internasional, lada sangat di kenal luas karena perannya yang sangat penting dalam komponen masakan dunia.

Tahukah kamu ?
Lada merupakan salah satu jenis rempah yang memiliki permintaan besar dari dalam hingga luar negeri. Di dalam lada ini kaya dengan minyak dan pati yang umumnya dimanfaatkan untuk berbagai keperluan.

Tanaman dengan nama latin Piper Albi Linn ini sangat cocok dipilih sebagai budidaya yang menjanjikan. Hal ini, mengingat permintaan yang besar dan lahan yang tersedia kian menipis maka penanaman lada dengan teknik tiang panjat adalah alternatifnya. 

Lada merupakan tanaman yang memiliki hanya tumbuh di daerah dengan ketinggian 3001100 mdpl dan memiliki curah hujan yang cukup tinggi. Lahan yang diperlukan juga mesti subur serta kaya dengan bahan organik.

Sebenarnya budidaya tanaman ini cukup mudah, dengan teknik tiang panjat ini salah satu contohnya. Untuk menanam lada, kita memerlukan tanah dengan Ph 5,5-7.

Nah, jika sahabat tertarik ingin memanfaatkan lahan untuk budidaya lada dengan tiang panjat, berikut ini ulasan lengkap panduan budidayanya.

Budidaya Lada Dengan Tiang Panjat

Dalam pembudidayaan lada dengan tiang panjat, ada beberapa tahap yang harus dilakukan diantaranya adalah:

  1. Pembibitan Lada

Supaya lada yang dihasilkan berkualitas maka pembibitan adalah hal penting yang harus kita lakukan. Bibit lada yang diperlukan berjenis stek atau sulur yang diperoleh dari indukan yang bebas hama. Produktivitas bibit lada juga harus tinggi berkisar 3 tahun.

  1. Pengolahan tanah

Tanah yang diperlukan harus digemburkan terlebih dahulu dan dicangkuli sedalam 30 cm. Jika Ph tidak sesuai maka kita bisa dengan melakukan selama 3 hingga 4 minggu.

Haluskan kembali tanah yang dicangkuli kemudian buat lubang dengan ukuran 40 x 35 bagian atas dan 40 x 15 untuk bawahnya dengan kedalaman 50 cm. Jarak antar lubang sebesar 2 meter dan diamkan lubang hingga 15 hari.

Baca juga:

  1. Cara Mencangkok Buah Putsa / Apel India
  2.  Cara Merawat Buah Naga Agar Terus Berbuah
  3.  Jenis Pupuk Pepaya Yang Bagus Agar Berbuah Lebat
  1. Penanaman lada

Lubang tanaman telah siap untuk ditanami. Penanaman dilakukan secara monokultur atau dengan sistem tumpang sari, bibit ditanam dengan menghadap bagian yang ditumbuhi akar lekat. Bagian yang tidak ditumbuhi akar lekat diletakkan ke atas.

Berikan pupuk kandang hingga 100 gram per lubang tanam. Tutup kembali dengan tanah galian di bagian atasnya yang sebelumnya telah dicampur dengan pupuk NPK.

   4. Pemeliharaan tanaman

  • Pengikatan sulur lada pada tiang panjat atau tajar

Ketika banyak sulur lada yang sudah tumbuh, selanjutnya sulur diikatkan atau dipanjatkan pada tiang panjat atau tajar menggunakan tali dengan cara dipilin dan dilipat agar mudah melepaskannya ketika sulur sudah mulai berakar dan tumbuh besar.

Perlu kita ketahui dalam penggunaan tajar, bagian pangkal tajar harus diruncingkan kemudian pada bagian ujung tajar perlu dibuatkan cabang agar menjadi tempat rambatan sulur yang tingginya melebihi tajar.

  • Penyiangan dan pembubunan

Disarankan untuk melakukan penyiangan dan pembubunan secara rutin yakni setiap 2 sampai 3 bulan sekali.

  • Perempalan

Proses perempalan atau pemangkasan atau pemotongan tanaman lada ini dilakukan pada bagian batang, ranting, dan dahan yang sudah tidak produktif dan terserang hama atau penyakit.

  • Pengairan atau penyiraman

Penyiraman terhadap tanaman lada dapat dilakukan sekali dalam sehari apabila tiba musim kemarau yaitu pada sore hari dan apabila pada musim hujan tidak perlu dilakukan penyiraman, namun pastikan tanaman atau lahan tidak tergenang.

  • Pemberian mulsa alami

Pada umur tanaman 3-5 bulan lakukan pemberian mulsa alami berupa daun-daun tanaman atau alang-alang.

Hama dan penyakit yang sering menyerang tanaman lada adalah hama penggerek batang, hama bunga, hama buah,penyakit busuk pangkal batang (disebabkan oleh jamur Phytopthora Palmivora Var Piperis) dan penyakit kuning. Semua itu dapat diatasi dengan menggunakn pestisidayang tepat dan penanganan yang tepat juga.

  1. Panen lada

Tahap selanjutnya adalah panen lada. Lada bisa dipanen ketika usia 3 tahun setelah proses tanam. Lada yang sudah siap dipanen memiliki ciri berwarna kuning pada tangkainya dan buah yang berwarna merah. Pemanenan dilakukan dengan mematahkan sendi tangkai buah yang letaknya di ketiak daun.

Tiang Tajar Panjat untuk lada

Pada umumnya terdapat 2 macam tiang panjat untuk tanaman lada yaitu tajar mati dan tajar hidup.

  1. Tajar panjat mati

budidaya lada tiang panjat mati

Secara umum tajar mati lebih baik dari tajar hidup, karena tajar mati tidak menjadi saingan batang lada dalam memperoleh cahaya, air, unsur hara, dan CO2.

Adapun beberapa persyaratan tajar mati dijadikan tiang lada yaitu, tajar mati harus tahan lama dan permukaan kasar (agar mudah untuk melekatnya akar lada).

  1. Tajar panjat hidup

budidaya lada dengan tajar hidup

Tajar hidup yang digunakan sebagai tiang panjat lada hendaknya yang tahan lama, memungkinkan akar dapat melekat dengan baik, tidak menimbulakn pengaruh yang merugikan.

Beberapa jenis tajar yang bisa digunakan untuk budidaya lada antara lain :

  1. Pohon adap duri
  2. Pohon kapuk/randu
  3. Pohon gamal

Teknik Budidaya Lada Dengan Tiang Panjat [Mati dan Hidup]. Semoga lada-lada di daerah Indonesia selalu baik hasilnya. Terima kasih banyak atas kunjungannya.

Ingin menambahkan saran atau komentar artikel ini ? silahkan jangan sungkan untuk mengisi kolom komentar sudah di sediakan.

Kunjungi artikel lainnya:

  1. “9 Langkah” Cara Membuat Teh Daun Tin dan Manfaatnya
  2.  Cara Mencangkok Pohon Mangga Agar Cepat Berbuah
  3.  Cara Menanam Cabe Merah Keriting Yang Benar
  4.  Cara Menanam Cabe Hidroponik Dalam Botol + Gambar
  5.  Penyebab Dan Cara Mengatasi Daun Cabai Keriting

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *