Cara Menanam Alpukat dari Biji + Sambung Pucuk

Diposting pada

budidaya alpukat unggul

Nuansa.web.id | Cara Menanam Alpukat Agar Cepat BerbuahAssalamualaikum wr.wb, Hai semua? Semoga dalam keadaan sehat ya. Ketika mendengar nama alpukat, kita sudah bisa membayangkan bentuk dan rasanya.

Alpukat sangat digemari banyak orang karena rasanya yang manis, sehingga jus alpukat sering menjadi jus kesehatan yang pas dikonsumsi sehari-hari. Disamping itu, alpukat juga bermanfaat untuk kecantikan yaitu dengan cara membuatnya menjadi masker. Dan masih banyak lagi manfaat lainnya.

Teknik menanam alpukat disini menggunakan tanam biji dan dengan cara mencangkok atau sambung pucuk pohon alpukat. Namun ada tidak jarang juga para petani menggunakan teknik okulasi.

Cara Menanam Alpukat agar Cepat Berbuah

Pemilihan Biji Alpukat

Ketika memilih biji alpukat yang akan ditanam atau disemai, ada baiknya untuk memilih buahnya langsung yang memiliki ciri – ciri antara lain bentuknya besar, tidak ada cacat pada fisiknya. Setelah memilih biji. Setelah mendapatkan buah yang kira – kira cocok dengan apa yang kita mau dan harus sudah tua dan matang. Kemudian belahlah buah tersebut dan ambil bijinya, lalu biji tersebut dikeringkan dengan dijemur sampai kulit luarnya kering.

Proses Penyemaian

Proses penyemaian biji alpukat terbilang unik. Kenapa? Karena biji alpukat ini cukup dengan air dan gelas, tidak seperti hal yang dilakukan penyemaian pada umumnya yaitu dengan menggunakan tanah. Unik bukan? Alat dan bahan yang digunakan untuk penyemaian terbilang sangat sederhana yaitu gelas, tusuk gigi dan air.

Baca juga:

  1. Cara Mudah Menanam Daun Sirih di Rumah Sendiri
  2. Cara Mudah Menanam Bunga Matahari [Tumbuh dengan Baik]
  3. Cara Menanam Lidah Mertua di Pot Tumbuh Subur

Cara Penyemaian

jarak tanam alpukat

  1. Penusukan biji

Biji yang telah dikeringkan diberi peyangga pada 4 titik, depan, belakang, samping kanan dan kiri dengan menusukkan tusuk gigi ke 4 titik yang telah kita buat tadi. Pada dasarnya titik atas dan bawah pada bulat memiliki bentuk yang berbeda – beda.

Titik atas berbentuk lancip dan berfungsi untuk tumbuhnya tunas, sedangkan titik bawah berbentuk membulat dan lebih lebar, titik ini berfungs untuk tempat tumbuh akar.

Ketika menusukkan tusuk gigi posisi jangan sampai terbalik, yang lancip menghadap keatas dan yang bulat menghadap ke bawah.

  1. Beri air

Setelah semua siap, gelas minum yang berukuran sedang itu diisi dengan air. Air yang bersih ya, jangan yang kotor. Kemudian biji alpukat yang di kasih penyangga, direndam oleh air. Dengan yang lancip menghadap keatas yang bulat menghadap kebawah.

  1. Peletekan bibit

Gelas yang sudah terisi tadi ditaruh ditempat yang hangat dan jangan terkena cahaya matahari secara langsung. Bisa diletakkan diatas meja belajar atau diatas meja lainnya yang dekat dengan jendela.

  1. Pengecekan air

Jangan lupa untuk selalu mengecek air di dalam gelas, jika volume air berkurang maka ditambahkan dan jangan lupa untuk mengganti air tiap 1 minggu sekali agar terhindar dari tumbuhnya jamur.

  1. Tumbuh tunas dan akar

Setelah mencapai umur 4-6 minggu biasanya biji sudah mengeluarkan tunas dan akar. Jika tidak mengeluarkan akar dan tunas berarti percobaannya gagal, dan melakukan penyemaian ulang.

Kegagalan bisa terjadi apabila posisi biji tersebut ketika direndam terbalik. Penyebab kegagalanya, mungkin posisi biji kebalik, adanya jamur.

Setelah tunas berumur kurang lebih 2 – 3 minggu, pindahkan bibit alpukat tadi kedalam polybag dan dibiarkan selama 1 bulan.

Sambung Pucuk (Grafting) pada Bibit

Cara sambung pucuk alpukat

Bagi orang – orang yang telah mengerti, sambung pucuk banyak dilakukan agar pohon cepat berbuah, tetapi hanya sedikit yang tau. Tanaman yang akan disambung kepada bibit sebaiknya yang telah berbuah sebanyak 2 kali pemanenan.

  1. Teknik sambung pucuk, menggunakan potongan miring supaya tidak terlalu terlihat benjolannya.
  2. Boleh di buang daunnya, atau di sisakan 2/3 lembar daun. Apa bedanya ? perbedaannya, jika daunnya dibuang, akan muncul banyak tunas baru, ini cocok untuk mendapatkan pohon yang pendek. Sedangkan jika daunnya tidak di buang, maka tunasnya hanya akan tumbuh satu di pucuknya, dan hasil pohonnya agak tinggi. Namun kualitas buah atau hidupnya tetap sama.

Bibit yang akan disambung bisa didapatkan dari tetangga yang mempunyai pohon alpukat yan pernah berbuah atau bisa memintanya langsung ke perkebunan yang memproduksi berbagai buah – buahan.

Setelah mendapatkan bahan yang akan disambung, segeralah untuk melaukan penyambungan dengan bibit yang kita buat terlebih dahulu.

Langkah – langkah untuk penyambungannya :

cara stek alpukat

  1. Bibit atau batang bawah yang akan disambung harus sehat, banyak ranting dan cabangnya.
  2. Memotong cabang atau ranting dari pohon lain yang akan disambung tetapi jenisnya harus sama, sehat dan berdiameter sama dengan bibit yang menjadi bahan penyambungan utama.
  3. Potong cabang hingga membentuk huruf M untuk cabang bawah dan V untuk cabang yang akan disambungkan.
  4. Kemudian disambungkan batang dengan tanaman atas. Usahakan agar luka potongan saling menutup satu dengan lainnya, kemudian diikat dengan tali rafia agar air hujan tidak masuk kedalam luka.

Penanaman Bibit Alpukat

  • Lahan

Lahan yang digunakan untuk menanam alpukat dihalaman adalah sesuai selera kalian semua yang ingin menanamnya dimana.

Jika untuk budidaya, lahan yang digunakan harus banyak mengandung zat organik, dan pH tanah dari 6 – 6,5. Alpukat sangat cocok ditanam dengan ketinggian 200-1500 mdpl. Struktur tanangnya lempung berpasir.

Setelah mendapatkan lahan yang kira – kira pas untuk ditanam bibit ini, tanah harus segera di gemburkan, dan menggalinya yang berukuran sesuai dengan ukuran polybag hingga kedalaman ½ m. Tanah galian tadi dicampurkan dengan pupuk organik, bisa juga menggunakan arang sekam, pupuk kompos maupun kandang.

  • Penanaman

Setelah lahan siap, saatnya menanam bibit yang akan ditanam. Polybag dibuka atau disobek dan tanah didalamnya jangan sampai hancur, ditakutkan perakaran bibit alpukat tersebut rusak. Jadi bibit tersebut dimasukkan ke dalam lahan yang telah digali beserta tanah yang menempel. Kemudian ditimbun beserta tanah yang telah bercampur pupuk dan jangan lupa untuk menyiramnya 2x sehari. Tetapi disesuaikan dengan kelembapan tanah dan cuaca ya, takutnya malah busuk.

Cara Merawat Pohon Alpukat

cara merawat pohon alpukat

Penyiangan sangat penting dilakukan dalam hal tanam menanam, sehingga tidak mengganggu tanaman yang utama. Karena jika gulma dibiarkan maka gulma tersebut akan mengganggu pertumbuhan tanaman alpukat dan itu sangat merugikan.

Penggemburan tanah sangat perlu dilakukan dengan mencangkuli tanah disekeliling pohon alpukat tersebut dengan hati hati jangan sampai terkena perakaran. Yang akan menyebabkan akar terinfeksi dan tumbuh jamur.

Hal yang paling penting adalah pemupukan, karena dapat mempengaruhi tanaman alpukat, dalam hal pembuahan dan pembungaan.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dan cepat berbuahnya, bisa menggunakan atau ditambahkan perangsang dengan cara menyemprotkannya pada ujung batang, disuntikkan ke batang dan disemprotkan ke daun atau lebih tepatnya di tepat yang sering mengeluarkan buah dan bunga. tanaman alpokat agar cepat berbuah sobat bisa menggunakan perangsang bunga dan buah. Cara mendapatkanya tinggal beli di apotik pertanian terdekat.

Cara Memanen Alpukat

cara memanen alpukat

Yang sangat ditunggu akhirnya tiba, yaitu masa pemanenan. Alpukat yang sudah dapat dipanen adalah memunyai warna kulit tua tetapi belum mencapai coklat, jika buah tersebut dipukul maka suara yang dikelarkan tidak nyaring. Ketika melakukan pemanenan usahakan buah yang dipetik terbebas dari hama dan penyakit.

Sangat tidak dianjurkan apabila buah alpukat dibiarkan hingga masak dipohon, karena buah alpukat yang matang dipohon, buah tersebut busuk dan bonyok, sehingga tidak ada yang tertarik untuk menyentuhnya bakan memakannya.

Nah itulah berbagai cara untuk menanam buah alpukat. Yahh semoga kalian berhasil ya ketika mencobanya. Sekian artikel Joann kali ini, semoga bermanfaat. Wassalamualaikum wr.wb Sayonaraa ^.^)/ …

Kunjungi artikel terkait:

  1. Cara Menanam Terong Bulat (Hijau dan Ungu) di Polybag
  2. Cara Mudah Menanam Bunga Matahari [Tumbuh dengan Baik]
  3. 5 Cara Menanam Timun Yang Baik
  4. Cara Menanam Singkong [Buah Lebat dan Berbobot]
  5. Cara Menanam Wortel [Hasil Memuaskan]

Tinggalkan Balasan